admin, Pengarang di infology https://infology.id/author/admin/ Info Hari ini, Tanpa Nanti Thu, 24 Sep 2026 13:12:33 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.1.3 https://infology.id/wp-content/uploads/2026/04/cropped-Untitled-3-01-32x32.png admin, Pengarang di infology https://infology.id/author/admin/ 32 32 Kemenag Jabar Luncurkan Satgas Pantau Edukasi Digital https://infology.id/kemenag-jabar-luncurkan-satgas-pantau-edukasi-digital/ https://infology.id/kemenag-jabar-luncurkan-satgas-pantau-edukasi-digital/#respond Thu, 24 Sep 2026 13:12:33 +0000 https://infology.id/?p=479 Kabupaten Bandung – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Barat secara resmi mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Literasi Agama dan Keagamaan. Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat pemahaman keagamaan masyarakat agar tetap moderat, inklusif, serta berlandaskan literasi yang sehat. Acara pengukuhan yang berlangsung di Sutan Raja Hotel Convention Centre tersebut, dipimpin langsung oleh Staf Khusus […]

Artikel Kemenag Jabar Luncurkan Satgas Pantau Edukasi Digital pertama kali tampil pada infology.

]]>
Kabupaten Bandung – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Barat secara resmi mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Literasi Agama dan Keagamaan. Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat pemahaman keagamaan masyarakat agar tetap moderat, inklusif, serta berlandaskan literasi yang sehat.

Acara pengukuhan yang berlangsung di Sutan Raja Hotel Convention Centre tersebut, dipimpin langsung oleh Staf Khusus Kementerian Agama RI Bidang Komunikasi, Kebijakan, dan SDM Publik, Dr. Drs. H. Ismail Cawidu, M.Si.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman, S.Ag., M.Si., menjelaskan, bahwa pembentukan Satgas ini tidak berhenti di tingkat provinsi saja, melainkan akan berlanjut secara berjenjang.

”Setelah Satgas di tingkat Jawa Barat dikukuhkan, selanjutnya akan dilakukan pembentukan Satgas di tingkat Kabupaten/Kota. Dari tingkat Kabupaten/Kota, pembentukan akan diteruskan hingga ke tingkat Kecamatan melalui KUA dan para penyuluh agama,” beber Dudu Rohman, Kamis (24/9/2026).

Kemenag Jabar mewajibkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kanwil maupun Kemenag Kabupaten/Kota untuk melaporkan kegiatan edukasi harian mereka melalui media sosial. Satgas akan memantau dan mengawasi setiap konten kegiatan yang diunggah.

”Jadi nanti penyuluh di kecamatan menyampaikan konten edukasi mengenai Al-Qur’an, Hadist, penyuluhan agama, maupun konten dari penyuluh non-Muslim. Satgas inilah yang nantinya bertugas memantau dan meninjau berbagai kegiatan yang diunggah ke media sosial tersebut,” katanya.

Dudu Rohman berharap keberadaan Satgas ini dapat membawa dampak nyata bagi penguatan literasi masyarakat luas.

”Harapannya, terbentuk budaya literasi membaca dan menulis, bukan hanya bagi ASN Kemenag saja, tetapi juga bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini, turut dihadiri oleh para Kepala Kemenag atau perwakilan Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, tokoh agama, Kepala KUA, pengawas madrasah, hingga guru PAI.

Artikel Kemenag Jabar Luncurkan Satgas Pantau Edukasi Digital pertama kali tampil pada infology.

]]>
https://infology.id/kemenag-jabar-luncurkan-satgas-pantau-edukasi-digital/feed/ 0
Ngatiyana resmi pimpin Golkar Cimahi usai raih aklamasi https://infology.id/ngatiyana-resmi-pimpin-golkar-cimahi-usai-raih-aklamasi/ https://infology.id/ngatiyana-resmi-pimpin-golkar-cimahi-usai-raih-aklamasi/#respond Tue, 22 Sep 2026 02:48:33 +0000 https://infology.id/?p=476 CIMAHI, Infology.id –  Wali Kota Cimahi Ngatiyana resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Cimahi untuk kepengurusan baru usai mengantongi suara aklamasi pada Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Kota Cimahi. Gelaran musda dan penetapan Ngatiyana sebagai ketua digelar di gedung Twin Tulipware Jalan Jend. Amir Machmud Kota Cimahi, Senin (21/9/2026). Kegiatan dihadiri Ketua […]

Artikel Ngatiyana resmi pimpin Golkar Cimahi usai raih aklamasi pertama kali tampil pada infology.

]]>
CIMAHI, Infology.id –  Wali Kota Cimahi Ngatiyana resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Cimahi untuk kepengurusan baru usai mengantongi suara aklamasi pada Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Kota Cimahi.

Gelaran musda dan penetapan Ngatiyana sebagai ketua digelar di gedung Twin Tulipware Jalan Jend. Amir Machmud Kota Cimahi, Senin (21/9/2026). Kegiatan dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat Daniel Mutaqien Syafiuddin, ST beserta pengurus, anggota DPR RI Fraksi Golkar Atalia Praratya, Wakil Ketua DPRD Jabar dari Fraksi Golkar MQ. Iswara, serta tamu dari berbagai unsur.

Saat diwawancara, Ngatiyana mengatakan proses pemilihan kandidat ketua P-Golkar di Kota Cimahi hingga dirinya terpilih berlangsung sangat singkat. “Dalam waktu seminggu ini prosesnya. Tiga hari musda, Jumat kemarin disampaikan dan hari ini penetapan. Kami juga kaget, tidak menyangka bahwa saya akan menjadi ketua DPD P-Golkar Kota Cimahi. Ini semua adalah amanah dan harus dilakukan,” ujarnya.

Mantan prajurit ini menganggap keputusannya berlabuh di partai berlambang pohon beringin sebagai jalan takdir. Bagi Ngatiyana, peran baru di kepartaian akan beriringan dengan tugasnya sebagai kepala daerah.

“Kelihatannya takdir Allah ya. Selain saya mengemban sebagai kepala daerah Kota Cimahi, ternyata ada tugas tambahan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Cimahi. Sebagai prajurit, saya harus solid, loyal tegak lurus, disiplin dalam melaksanakan kegiatan baik kepartaian maupun kepemerintahan Kota Cimahi,” ucapnya.

Karena itu, peran dirinya di kepartaian dan pemerintah daerah akan saling berkaitan. “Pemkot Cimahi membutuhkan sinergi dengan partai politik, DPRD, dan elemen masyarakat. Semuanya bermuara untuk kepentingan masyarakat Kota Cimahi,” katanya.

Soliditas di tubuh Golkar menjadi daya tarik bagi Ngatiyana hingga memilih partai berlambang pohon beringin tersebut. “Rohnya Partai Golkar berarti soliditas. Saling kerja sama dalam membesarkan partai, soliditas dari kader hingga sampai dengan ke masyarakat. Semua muaranya adalah untuk melayani masyarakat. Partai Golkar salah satu parpol pendukung utama pemerintahan dibawah Bapak Prabowo Subianto,” jelasnya.

Di sisi lain, Ngatiyana sempat menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat. Terkait perpindahan ini, dia memastikan telah berpamitan dan menjalin silaturahmi yang baik.

“Kami sudah memohon izin ke PKB dan meminta petunjuk dari parpol koalisi pengusung di Pilkada 2025,” paparnya.
Dikaitkan dengan persiapan jelang tahun politik 2029, Ngatiyana menilai hal itu akan berjalan sesuai takdir. “Sekarang belum mikirin 2029, nanti dulu lah, saya mau bekerja dulu melayani masyarakat,” tuturnya.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat Daniel Mutaqien Syafiuddin, ST menyatakan, suara mufakat memilih Ngatiyana sebagai Ketua DPD P-Golkar Kota Cimahi. “Kenapa Pak Ngatiyana? Ya karena beliau yang melahirkan Partai Golkar di Kota Cimahi, jadi beliau harus bertanggungjawab terhadap anaknya,” ujarnya.

Musda DPD P-Golkar Kota Cimahi seharusnya digelar 2025 setelah wafat Ketua DPD P-Golkar Kota Cimahi Ali Hasan. Kepemimpinan Golkar di Kota Cimahi sempat dilanjutkan Rahmat Sulaeman didapuk sebagai Plt, karena ada kendala teknis maka musda baru bisa digelar 2026.
“Kita butuh fokus, konsentrasi pada menghadapi pemilu yang akan datang. Tidak mau ada energi terbuang sia-sia dengan kompetisi di saat Musda, jadi sebisa mungkin kabupaten/kota mufakat,” ucapnya.

Kemenangan menjadi target P-Golkar pada tahun politik 2029. Soal terpilihnya Ngatiyana dikaitkan dengan persiapan menghadapi tahun politik, Daniel belum mau membahas lebih lanjut. “Beliau baru terpilih. Untuk 2029 lihat perkembangan nanti. Target Golkar menang kalau kontestasi politik di setiap kabupaten/kota,” tegasnya.
Sebagai langkah awal, Daniel menginstruksikan Ngatiyana untuk segera merampungkan konsolidasi internal. Pembentukan kepengurusan tingkat kecamatan ditargetkan tuntas pada Desember 2026, disusul tingkat kelurahan pada April 2027 sebelum memasuki tahapan Pemilu.

“Di Kota Cimahi tidak terlalu kendala karena hanya ada 3 kecamatan. Tahun depan sudah mulai tahapan Pemilu maka persiapkan untuk kemenangan Golkar,” pungkasnya

Artikel Ngatiyana resmi pimpin Golkar Cimahi usai raih aklamasi pertama kali tampil pada infology.

]]>
https://infology.id/ngatiyana-resmi-pimpin-golkar-cimahi-usai-raih-aklamasi/feed/ 0
Tempat nongkrong untuk melepas penat ditengah dinginnya Lembang https://infology.id/tempat-nongkrong-untuk-melepas-penat-ditengah-dinginnya-lembang/ https://infology.id/tempat-nongkrong-untuk-melepas-penat-ditengah-dinginnya-lembang/#respond Tue, 15 Sep 2026 16:03:25 +0000 https://infology.id/?p=473 KBB, Infology – Lembang di kenal dengan udaranya yang sejuk, ini menjadi pilihan terbaik untuk nongkrong dan melepas penat dari hiruk pikuk di perkotaan. Dengan udara sejuk khas dataran tinggi Lembang, Kaki Bukit Coffee and Yard menjadi salah satu rekomendasi tempat untuk sekedar nongkrong ataupun work from cafe (WFC). Kaki Bukit Coffee and Yard menawarkan […]

Artikel Tempat nongkrong untuk melepas penat ditengah dinginnya Lembang pertama kali tampil pada infology.

]]>
KBB, Infology – Lembang di kenal dengan udaranya yang sejuk, ini menjadi pilihan terbaik untuk nongkrong dan melepas penat dari hiruk pikuk di perkotaan.

Dengan udara sejuk khas dataran tinggi Lembang, Kaki Bukit Coffee and Yard menjadi salah satu rekomendasi tempat untuk sekedar nongkrong ataupun work from cafe (WFC).

Kaki Bukit Coffee and Yard menawarkan suasana syahdu dan tenang karena di kelilingi oleh pepohonan yang rimbun.
Tempat ini cocok bagi siapapun yang ingin melarikan diri dari hiruk pikuk kota untuk sejenak merasakan udara sejuk di kawasan dataran tinggi Lembang.

Sesuai dengan namanya, tempat nongkrong ini tidak hanya menyajikan secangkir kopi. Melainkan sebuah pengalaman yang menenangkan karena tempat ini sangat menyatu dengan alam melalui konsep halaman (yard) yang luas dan berlatarkan sejuk nan asri.

Daya tarik utama dari Kaki Bukit Coffee & Yard terletak pada penataan ruangnya yang harmonis dengan lanskap sekitar. Bangunan utamanya berdesain minimalis modern dengan dominasi elemen kayu dan kaca, namun area luar ruangannya lah yang menjadi magnet bagi para pengunjung.

Cafe ini mematok tarif sajian yang sangat bersahabat, mulai dari kisaran Rp25.000 hingga Rp50.000 saja per porsinya. Dengan modal sekitar Rp25.000 hingga Rp35.000, pengunjung sudah bisa menikmati segelas es kopi susu gula aren yang creamy atau ragam racikan non-kopi hangat sembari menikmati udara sejuk di Lembang.

Kaki Bukit Coffee and yard dapat di kunjungi pada hari Senin sampai Minggu, jam operasional buka pukul 07.00 hingga 20.45 WIB.
Waktu terbaik untuk datang adalah antara pukul 15.30 hingga 18.00 WIB, saat matahari tak lagi terik dan lampu-lampu gantung di area yard mulai dinyalakan, menciptakan suasana yang romantis dan hangat.

Mengingat cuaca Lembang yang sering berubah cepat dan cukup dingin menjelang malam, membawa jaket atau pakaian hangat sangat disarankan.

Artikel Tempat nongkrong untuk melepas penat ditengah dinginnya Lembang pertama kali tampil pada infology.

]]>
https://infology.id/tempat-nongkrong-untuk-melepas-penat-ditengah-dinginnya-lembang/feed/ 0
Kebakaran hutan melanda di lahan hutan Kampung Cisereuh https://infology.id/kebakaran-hutan-melanda-di-lahan-hutan-kampung-cisereuh/ https://infology.id/kebakaran-hutan-melanda-di-lahan-hutan-kampung-cisereuh/#respond Tue, 15 Sep 2026 15:23:46 +0000 https://infology.id/?p=470 Bandung Barat, infology — Telah terjadi kebakaran lahan hutan di kampung cisereuh desa cijambu, kecamatan cipongkor, kabupaten bandung barat pada Selasa (15/09/26) Sore. Kawasan yang terbakar merupakan lahan hutan di daerah cipongkor KBB. Peristiwa kebakaran lahan membuat warga sekitar khawatir akan terjadinya kobaran api yang terus membesar hingga merembet ke pemukiman warga. Menurut keterangan warga […]

Artikel Kebakaran hutan melanda di lahan hutan Kampung Cisereuh pertama kali tampil pada infology.

]]>
Bandung Barat, infology — Telah terjadi kebakaran lahan hutan di kampung cisereuh desa cijambu, kecamatan cipongkor, kabupaten bandung barat pada Selasa (15/09/26) Sore.

Kawasan yang terbakar merupakan lahan hutan di daerah cipongkor KBB. Peristiwa kebakaran lahan membuat warga sekitar khawatir akan terjadinya kobaran api yang terus membesar hingga merembet ke pemukiman warga.

Menurut keterangan warga setempat, kebakaran tersebut terlihat pada saat jam 4 sore, kobaran api tersebut terlihat semakin membesar.

‘’Dari jam 4 sore api masih terlihat berkobar, sampai maghrib api semakin membesar’’ Ujar salah seorang warga setempat.

Saat ini kobaran api yang melahap kawasan hutan tersebut berhasil dipadamkan oleh warga sekitar.

‘’Api sudah padam alhamdulillah atas upaya warga yang membantu memadamkan lahan tersebut’’

Artikel Kebakaran hutan melanda di lahan hutan Kampung Cisereuh pertama kali tampil pada infology.

]]>
https://infology.id/kebakaran-hutan-melanda-di-lahan-hutan-kampung-cisereuh/feed/ 0
Satu Rasa, Mahasiswa ITB Bergerak Untuk Bencana NTT https://infology.id/satu-rasa-mahasiswa-itb-bergerak-untuk-bencana-ntt/ https://infology.id/satu-rasa-mahasiswa-itb-bergerak-untuk-bencana-ntt/#respond Fri, 11 Sep 2026 08:41:18 +0000 https://infology.id/?p=467 Kota Bandung – Bencana gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk turut mengambil bagian dalam respons kemanusiaan melalui gerakan ITB Peduli NTT. Keterlibatan tersebut dilandaskan pada inisiatif di lingkungan mahasiswa, konsolidasi organisasi mahasiswa, dan penggalangan bantuan hingga keterlibatan langsung mahasiswa dalam kegiatan di lapangan. Respons mahasiswa ITB […]

Artikel Satu Rasa, Mahasiswa ITB Bergerak Untuk Bencana NTT pertama kali tampil pada infology.

]]>
Kota Bandung – Bencana gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk turut mengambil bagian dalam respons kemanusiaan melalui gerakan ITB Peduli NTT. Keterlibatan tersebut dilandaskan pada inisiatif di lingkungan mahasiswa, konsolidasi organisasi mahasiswa, dan penggalangan bantuan hingga keterlibatan langsung mahasiswa dalam kegiatan di lapangan.

Respons mahasiswa ITB terhadap bencana di NTT tersebut, berawal dari inisiatif Kementerian Koordinator Sosial Masyarakat (Kemenko Sosmas) KM ITB yang kemudian berkomunikasi dengan berbagai pihak di lingkungan ITB dan Rumah Amal Salman.

Presiden KM ITB, Nahdah Nabillah, mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam respons tersebut didorong oleh kepedulian terhadap masyarakat terdampak dan keinginan untuk menerjemahkan kepedulian tersebut menjadi aksi nyata.

“Jadi ini berawal dari inisiasi Kemenko Sosmas KM ITB yang kemudian berkomunikasi dengan pihak-pihak lain di ITB di level rektorat dan juga Rumah Amal Salman. Dorongan terbesar tentunya karena panggilan kemanusiaan, khususnya bagi mahasiswa-mahasiswa ITB yang merupakan bagian dari masyarakat itu sendiri sehingga kepedulian bertransformasi jadi aksi nyata yang perlu diwujudkan dalam kontribusi langsung membersamai saudara-saudara di NTT,” beber Nahdah.

Inisiatif tersebut, kata nahdah, kemudian berkembang menjadi gerakan bersama yang melibatkan berbagai unsur mahasiswa untuk mendukung respons terhadap masyarakat terdampak gempa di NTT.

Konsolidasi dan Penggalangan Bantuan

Untuk memperluas dukungan, KM ITB mengonsolidasikan berbagai organisasi mahasiswa dalam penggalangan bantuan bagi masyarakat terdampak. Bantuan yang dihimpun oleh organisasi mahasiswa kemudian disalurkan melalui KM ITB sebagai bagian dari gerakan ITB Peduli NTT.

Sementara itu Kemenko Sosmas KM ITB, Arfa, menjelaskan bahwa keterlibatan KM ITB menjadi wadah bagi organisasi mahasiswa yang ingin menyalurkan bantuan yang telah dihimpun dari anggotanya masing-masing.

“Inisiatif dari stakeholder ormawa terkait penggalangan dana pun dapat dirasakan. Keterlibatan KM ITB di ITB Peduli kami jadikan sebagai wadah bagi ormawa untuk menyalurkan bantuan yang telah dikumpulkan dari anggotanya masing-masing,” ucap Arfa.

Selain mengoordinasikan dukungan dari organisasi mahasiswa, lima orang perwakilan KM ITB turut mendampingi Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto saat berada di lapangan. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memetakan kebutuhan di lokasi terdampak sekaligus memperkuat hubungan dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari beberapa perguruan tinggi di NTT.

”Konsolidasi tersebut menjadi salah satu bagian dari proses mahasiswa untuk memahami kebutuhan di lapangan sekaligus menghubungkan dukungan dari lingkungan kampus dengan respons yang dilakukan di wilayah terdampak,” tutur Arfa.

Dari Kampus hingga Turun ke Lapangan

Keterlibatan mahasiswa kemudian berkembang tidak hanya dalam bentuk penggalangan bantuan, tetapi juga melalui partisipasi langsung dalam respons di wilayah terdampak. Sejumlah mahasiswa ITB bergabung dalam Tim ITB Peduli NTT Kloter 2 untuk membantu pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari keberlanjutan respons ITB Peduli NTT yang sebelumnya telah melakukan berbagai kegiatan untuk mendukung masyarakat terdampak di Kabupaten Manggarai Timur.

Hingga 31 Agustus 2026, tiga Instalasi Pengolahan Air (IPA) telah terpasang di RS Lapangan Dampek, lokasi pengungsian Ronting, dan lokasi pengungsian Pota. Selain itu, sebanyak 21 unit shelter keluarga dan shelter komunal telah terpasang di sejumlah lokasi.

Di Ronting, Desa Satar Kampas, tiga kelompok masyarakat juga telah disiapkan untuk melanjutkan pembangunan Tenda Keluarga. Pelibatan masyarakat tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong warga untuk turut mengambil peran dalam proses pemulihan di wilayahnya.

Melihat Kondisi Masyarakat dari Dekat

Bagi mahasiswa yang terlibat dalam Tim ITB Peduli NTT Kloter 2, keterlibatan di lapangan memberikan kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat setelah bencana.
Asa, mahasiswa yang tergabung dalam relawan ITB Peduli NTT Kloter 2, menceritakan bahwa sepanjang perjalanan menuju lokasi tempat tinggal warga banyak yang roboh. Fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) yang terbatas serta kebutuhan makanan yang hanya bisa dipenuhi melalui dapur-dapur komunal yang dikelola warga.

Meski berada dalam situasi pascabencana, Asa melihat masyarakat tetap ramah dan menjaga kehidupan sosial yang rukun. Suasana pengungsian juga terasa hidup karena banyak anak-anak yang beraktivitas di sekitar lokasi. Namun, gempa susulan masih kerap dirasakan warga, bahkan hingga lima kali dalam sehari.

“Warganya ramah-ramah banget. Jujur, aku sangat merasakan vibes kampung yang rukun dan suasananya hidup karena banyak anak-anak juga. Tapi, di sini sering banget gempa sampai sekarang, bisa sampai lima kali sehari dan gempanya terasa banget,” ujar Asa.

Selama berada di lapangan, mahasiswa turut membantu dalam pembangunan puskesmas sementara, kebutuhan hunian sementara juga menjadi perhatian penting. Banyak rumah warga yang roboh, sementara warga yang rumahnya masih berdiri pun mengalami trauma untuk kembali tinggal di dalam rumah. Karena itu, tenda keluarga dan shelter menjadi salah satu kebutuhan yang paling mendesak di lapangan. Keterlibatan tersebut mempertemukan gerakan solidaritas yang sebelumnya dilakukan di lingkungan kampus dengan kebutuhan masyarakat yang dihadapi secara langsung di wilayah terdampak.
Bagi Asa, mahasiswa dapat berperan sebagai kolaborator masyarakat melalui pertukaran pengetahuan. Mahasiswa dapat memberikan wawasan sesuai bidang masing-masing, sekaligus memperoleh pengetahuan dari warga lokal, terutama mengenai berbagai hal teknis yang berkaitan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Solidaritas yang Berlanjut

Keterlibatan mahasiswa ITB dalam respons bencana di NTT berkembang dari gerakan di lingkungan kampus menjadi aksi yang terhubung langsung dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Konsolidasi organisasi mahasiswa dan penggalangan bantuan menjadi bagian awal dari gerakan yang kemudian dilanjutkan dengan keterlibatan mahasiswa dalam Tim ITB Peduli NTT Kloter 2.
Melalui rangkaian tersebut, mahasiswa tidak hanya mengambil bagian dalam menghimpun dukungan, tetapi juga turut hadir dalam pelaksanaan respons kemanusiaan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat terdampak.

Rencana kontribusi lanjutan segera disiapkan melalui pengiriman rombongan mahasiswa dalam kolaborasi dengan program Aksara Mahasiswa Berdampak Kemendikti. Keterlibatan ini menjadi bagian dari upaya mempercepat distribusi bantuan serta pembangunan shelter keluarga bagi masyarakat terdampak.

Keterlibatan mahasiswa dalam respons ITB Peduli NTT menjadi bagian dari gerakan solidaritas kampus yang menghubungkan kepedulian, konsolidasi, dukungan, hingga kontribusi langsung bagi masyarakat terdampak bencana.

Artikel Satu Rasa, Mahasiswa ITB Bergerak Untuk Bencana NTT pertama kali tampil pada infology.

]]>
https://infology.id/satu-rasa-mahasiswa-itb-bergerak-untuk-bencana-ntt/feed/ 0
Kantor BUMD Sayaga Bogor didatangi OTK mengaku dari Mabes TNI, apa motifnya? https://infology.id/kantor-bumd-sayaga-bogor-didatangi-otk-mengaku-dari-mabes-tni-apa-motifnya/ https://infology.id/kantor-bumd-sayaga-bogor-didatangi-otk-mengaku-dari-mabes-tni-apa-motifnya/#respond Fri, 11 Sep 2026 06:11:55 +0000 https://infology.id/?p=464 Bogor, infology — Kantor BUMD PT Sayaga Wisata Bogor didatangi dua orang yang mengaku sebagai anggota Mabes TNI pada Kamis, 10 September 2026 sekitar pukul 10.55 WIB. Kedatangan kedua orang tersebut terekam kamera CCTV di lingkungan kantor Sayaga. Berdasarkan informasi dari Direktur Utama PT Sayaga Wisata Bogor, kedua orang tersebut mengaku berasal dari Mabes TNI. Namun, […]

Artikel Kantor BUMD Sayaga Bogor didatangi OTK mengaku dari Mabes TNI, apa motifnya? pertama kali tampil pada infology.

]]>
Bogor, infology — Kantor BUMD PT Sayaga Wisata Bogor didatangi dua orang yang mengaku sebagai anggota Mabes TNI pada Kamis, 10 September 2026 sekitar pukul 10.55 WIB. Kedatangan kedua orang tersebut terekam kamera CCTV di lingkungan kantor Sayaga.

Berdasarkan informasi dari Direktur Utama PT Sayaga Wisata Bogor, kedua orang tersebut mengaku berasal dari Mabes TNI. Namun, saat berada di kantor, keduanya disebut tidak dapat menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) maupun surat tugas yang dapat menjelaskan maksud kedatangan mereka.

Situasi tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan dari pihak perusahaan, terlebih beberapa jam setelah kejadian muncul informasi bahwa dua orang yang sama diduga mendatangi kediaman salah seorang karyawan Sayaga dan kembali mengaku sebagai anggota Mabes TNI.

Informasi yang diterima juga menyebutkan bahwa kedatangan tersebut tidak hanya terjadi di kantor PT Sayaga Wisata Bogor. Hotel Horison Ultima Sayaga juga disebut menjadi salah satu lokasi yang didatangi oleh kedua orang tersebut.

Rangkaian kedatangan di sejumlah lokasi yang berkaitan dengan PT Sayaga Wisata Bogor tersebut menimbulkan tanda tanya mengenai maksud dan tujuan mereka.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti identitas kedua orang tersebut, apakah benar merupakan anggota TNI, maupun motif kedatangan mereka. Belum diketahui pula pihak yang diduga mengarahkan atau meminta keduanya mendatangi kantor, hotel, dan kediaman karyawan Sayaga.

Pihak terkait diharapkan dapat melakukan klarifikasi dan memastikan identitas serta tujuan kedua orang tersebut agar tidak menimbulkan keresahan maupun kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat.

Catatan: Pihak PT Sayaga Wisata Bogor maupun pihak yang mengaku dari Mabes TNI perlu diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi sehingga informasi mengenai peristiwa ini dapat disajikan secara berimbang.

Artikel Kantor BUMD Sayaga Bogor didatangi OTK mengaku dari Mabes TNI, apa motifnya? pertama kali tampil pada infology.

]]>
https://infology.id/kantor-bumd-sayaga-bogor-didatangi-otk-mengaku-dari-mabes-tni-apa-motifnya/feed/ 0
Kapolres Cimahi Sambangi Sekretariat IJTI, Perkuat Sinergi Polri-Jurnalis https://infology.id/kapolres-cimahi-sambangi-sekretariat-ijti-perkuat-sinergi-polri-jurnalis/ https://infology.id/kapolres-cimahi-sambangi-sekretariat-ijti-perkuat-sinergi-polri-jurnalis/#respond Thu, 10 Sep 2026 12:48:38 +0000 https://infology.id/?p=460 Kota Cimahi, infology – Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka silaturahmi sekaligus untuk memperkuat kolaborasi dan sinergitas antara Polri dan insan media di wilayah hukum Polres Cimahi. Kedatangan Kapolres Cimahi disambut langsung oleh pengurus dan anggota IJTI Korda Cimahi-Bandung Barat. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Dalam pertemuan itu, AKBP M. Faruk Rozi menyampaikan apresiasi […]

Artikel Kapolres Cimahi Sambangi Sekretariat IJTI, Perkuat Sinergi Polri-Jurnalis pertama kali tampil pada infology.

]]>
Kota Cimahi, infology – Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka silaturahmi sekaligus untuk memperkuat kolaborasi dan sinergitas antara Polri dan insan media di wilayah hukum Polres Cimahi.

Kedatangan Kapolres Cimahi disambut langsung oleh pengurus dan anggota IJTI Korda Cimahi-Bandung Barat. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban.

Dalam pertemuan itu, AKBP M. Faruk Rozi menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis televisi yang selama ini telah membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan berimbang.

“Sinergitas antara Polri dan media sangat penting. Kami butuh peran rekan-rekan jurnalis untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah, menangkal hoaks, dan memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujar Faruk.

Ia juga menegaskan bahwa Polri terbuka terhadap kritik dan masukan dari media. Menurutnya, kerja sama yang baik antara Polri dan jurnalis akan menciptakan pemberitaan yang sehat dan membangun.

 

Sementara itu, perwakilan IJTI Korda Cimahi-Bandung Barat Edwan Hadnansyah menyambut baik kunjungan Kapolres Cimahi. Pihaknya berkomitmen untuk terus bersinergi dalam mendukung program-program kepolisian, khususnya yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami siap berkolaborasi dan bersinergi dengan Polres Cimahi dalam menyebarkan informasi positif dan membangun kesadaran hukum di masyarakat,” kata Edwan.

Pertemuan diakhiri dengan ramah tamah dan sesi foto bersama. Kapolres Cimahi yang didampingi Kasatlantas, Kasatnarkoba, Kapolsek Cimahi, Kasi Propam serta Kasi Humas itu pun berharap kegiatan silaturahmi seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin.

Dengan adanya sinergi yang kuat antara Polri dan media, diharapkan penyebaran informasi di wilayah hukum Polres Cimahi dapat berjalan lebih efektif dan dapat dipercaya masyarakat.

Artikel Kapolres Cimahi Sambangi Sekretariat IJTI, Perkuat Sinergi Polri-Jurnalis pertama kali tampil pada infology.

]]>
https://infology.id/kapolres-cimahi-sambangi-sekretariat-ijti-perkuat-sinergi-polri-jurnalis/feed/ 0
Dirut PT Sayaga Wisata Bogor Ajak Masyarakat dan Pemuda Tak Mudah Terprovokasi Opini Negatif soal OTT KPK, Waspada Ditunggangi Segelintir Orang https://infology.id/dirut-pt-sayaga-wisata-bogor-ajak-masyarakat-dan-pemuda-tak-mudah-terprovokasi-opini-negatif-soal-ott-kpk-waspada-ditunggangi-segelintir-orang/ https://infology.id/dirut-pt-sayaga-wisata-bogor-ajak-masyarakat-dan-pemuda-tak-mudah-terprovokasi-opini-negatif-soal-ott-kpk-waspada-ditunggangi-segelintir-orang/#respond Thu, 03 Sep 2026 07:30:16 +0000 https://infology.id/?p=457 BOGOR — Direktur Utama PT Sayaga Wisata Bogor, Sambas Setia Permana, mengajak masyarakat dan kalangan pemuda di Kabupaten Bogor untuk tidak mudah terprovokasi oleh berbagai opini negatif yang beredar di tengah masyarakat terkait isu operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sambas mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan hanya berdasarkan informasi yang beredar […]

Artikel Dirut PT Sayaga Wisata Bogor Ajak Masyarakat dan Pemuda Tak Mudah Terprovokasi Opini Negatif soal OTT KPK, Waspada Ditunggangi Segelintir Orang pertama kali tampil pada infology.

]]>
BOGOR — Direktur Utama PT Sayaga Wisata Bogor, Sambas Setia Permana, mengajak masyarakat dan kalangan pemuda di Kabupaten Bogor untuk tidak mudah terprovokasi oleh berbagai opini negatif yang beredar di tengah masyarakat terkait isu operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sambas mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan hanya berdasarkan informasi yang beredar di media sosial maupun percakapan publik yang belum terverifikasi.

Menurutnya, situasi seperti ini perlu disikapi secara bijak agar tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Masyarakat dan pemuda jangan mudah terprovokasi oleh opini-opini negatif yang belum tentu sesuai dengan fakta. Kita harus cerdas memilah informasi dan jangan sampai situasi ini ditunggangi oleh segelintir orang untuk kepentingan tertentu,” ujar Sambas.

Ia menegaskan, setiap informasi mengenai persoalan hukum sebaiknya disikapi dengan mengedepankan fakta dan menunggu keterangan resmi dari lembaga yang berwenang. Masyarakat juga diimbau tidak ikut menyebarkan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.

Sambas menilai pemuda memiliki posisi strategis dalam menjaga kondusivitas Kabupaten Bogor. Di tengah cepatnya penyebaran informasi melalui media sosial, pemuda diharapkan dapat menjadi bagian dari masyarakat yang mampu menyaring informasi, bukan justru memperkeruh keadaan.

“Jangan sampai perbedaan pendapat atau informasi yang belum terkonfirmasi membuat masyarakat terpecah. Mari kita jaga Kabupaten Bogor tetap aman, kondusif dan jangan memberikan ruang bagi pihak-pihak yang ingin memanfaatkan keadaan,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghormati proses hukum apabila memang terdapat proses hukum yang sedang berjalan. Menurutnya, penegakan hukum harus diberikan ruang untuk berjalan sesuai ketentuan dan tidak boleh didahului oleh penghakiman melalui opini publik.

Sambas berharap masyarakat Kabupaten Bogor tetap tenang dan mengutamakan persatuan. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap narasi yang sengaja dibangun untuk menggiring opini, terlebih jika tidak disertai data dan sumber informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Yang terpenting saat ini adalah tetap tenang, jangan mudah percaya dan jangan mudah terprovokasi. Kita tunggu fakta serta informasi resmi dari pihak yang berwenang,” pungkasnya.

Artikel Dirut PT Sayaga Wisata Bogor Ajak Masyarakat dan Pemuda Tak Mudah Terprovokasi Opini Negatif soal OTT KPK, Waspada Ditunggangi Segelintir Orang pertama kali tampil pada infology.

]]>
https://infology.id/dirut-pt-sayaga-wisata-bogor-ajak-masyarakat-dan-pemuda-tak-mudah-terprovokasi-opini-negatif-soal-ott-kpk-waspada-ditunggangi-segelintir-orang/feed/ 0
Dedi Bawa 7 Gagasan Jika Terpilih Jadi Kades Jatimulya, dari Irigasi hingga Ruwat Bumi https://infology.id/dedi-bawa-7-gagasan-jika-terpilih-jadi-kades-jatimulya-dari-irigasi-hingga-ruwat-bumi/ https://infology.id/dedi-bawa-7-gagasan-jika-terpilih-jadi-kades-jatimulya-dari-irigasi-hingga-ruwat-bumi/#respond Wed, 02 Sep 2026 09:30:02 +0000 https://infology.id/?p=453 SUBANG – DEDI resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Jatimulya, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang, Rabu (02/09). Jurnalis yang juga aktif dalam organisasi profesi tersebut membawa tujuh gagasan yang akan menjadi fokusnya jika mendapat amanah memimpin Desa Jatimulya. Tujuh gagasan itu meliputi perbaikan saluran air pertanian, penguatan ekonomi buruh tani di tengah mekanisasi, pengembangan […]

Artikel Dedi Bawa 7 Gagasan Jika Terpilih Jadi Kades Jatimulya, dari Irigasi hingga Ruwat Bumi pertama kali tampil pada infology.

]]>
SUBANG – DEDI resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Jatimulya, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang, Rabu (02/09). Jurnalis yang juga aktif dalam organisasi profesi tersebut membawa tujuh gagasan yang akan menjadi fokusnya jika mendapat amanah memimpin Desa Jatimulya.

Tujuh gagasan itu meliputi perbaikan saluran air pertanian, penguatan ekonomi buruh tani di tengah mekanisasi, pengembangan desa wisata, pembangunan jembatan penghubung Dusun Rancamulya-Tanjung Salep, peningkatan keamanan permukiman, penguatan budaya melalui Ruwat Bumi Dangiang Jatimulya, serta komitmen menjalankan kontestasi tanpa politik uang.

Dedi mengatakan, pencalonannya berangkat dari keinginan untuk mengabdikan diri kepada masyarakat. Pengalamannya sebagai jurnalis, kata dia, menjadi bekal untuk melihat persoalan secara langsung, menganalisis akar masalah, serta mencari solusi yang dapat diterapkan di masyarakat.

“Saya mendaftarkan diri sebagai bakal calon kepala desa karena ingin mengabdikan diri kepada masyarakat. Pengalaman sebagai jurnalis juga menjadi bekal untuk melihat persoalan dan mencari solusi,” ujar Dedi.

Perbaikan Saluran Air Pertanian

Persoalan pertanian menjadi salah satu perhatian utama Dedi. Ia menilai ketersediaan air untuk lahan persawahan harus mendapat perhatian karena sektor pertanian masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Jatimulya.

Dedi mendorong perbaikan saluran air menuju lahan pertanian agar penanganannya dapat menjadi prioritas, baik di tingkat pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

“Jatimulya memiliki potensi besar di sektor pertanian dan menjadi salah satu desa yang berkontribusi terhadap produksi padi. Karena itu, persoalan pengairan harus menjadi perhatian,” katanya.

Ia berharap perbaikan jaringan pengairan dapat menjaga produktivitas lahan sekaligus keberlanjutan mata pencaharian petani.

Buruh Tani Hadapi Dampak Mekanisasi

Dedi juga menyoroti dampak mekanisasi pertanian terhadap buruh tani. Penggunaan alat dan mesin pertanian memang dapat meningkatkan efisiensi, tetapi di sisi lain berpotensi mengurangi kebutuhan tenaga kerja manual.

Menurut Dedi, kondisi tersebut harus diantisipasi pemerintah desa melalui program peningkatan keterampilan. Pemerintah desa diharapkan dapat berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten hingga provinsi untuk membuka akses pelatihan dan alih keterampilan bagi buruh tani.

“Jangan sampai kemajuan teknologi justru membuat masyarakat kehilangan sumber penghasilan. Buruh tani perlu dibekali keterampilan agar bisa beralih ke pekerjaan lain,” ujarnya.

Dengan keterampilan baru, warga yang terdampak mekanisasi diharapkan memiliki peluang untuk masuk ke sektor pekerjaan lain tanpa kehilangan sumber penghasilan.

Kembangkan Desa Wisata

Potensi lahan pertanian juga ingin dikembangkan Dedi menjadi bagian dari sektor pariwisata desa. Ia melihat hamparan persawahan di Jatimulya dapat menjadi daya tarik apabila dikelola melalui konsep desa wisata berbasis pertanian.

Gagasan tersebut terinspirasi dari konsep Lembur Pakuan. Dedi menilai pengembangan wisata tidak harus mengubah fungsi lahan pertanian, tetapi justru dapat menjadikan aktivitas pertanian sebagai bagian dari pengalaman wisata.

“Pertanian tetap menjadi sektor utama. Tetapi bagaimana aktivitas pertanian itu bisa dikembangkan menjadi daya tarik wisata dan memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat,” katanya.

Ia berharap konsep tersebut dapat membuka ruang bagi masyarakat untuk terlibat sekaligus menciptakan sumber ekonomi baru di desa.

Jembatan Rancamulya-Tanjung Salep

Persoalan infrastruktur juga masuk dalam gagasan Dedi. Salah satunya pembangunan jembatan yang menghubungkan Dusun Rancamulya dengan Dusun Tanjung Salep.

Menurutnya, jembatan tersebut dibutuhkan untuk memperlancar mobilitas warga antardusun sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

“Pembangunan harus melihat kebutuhan masyarakat. Infrastruktur yang dibangun harus memberikan manfaat langsung bagi mobilitas dan aktivitas warga,” katanya.

Dedi menegaskan pembangunan infrastruktur desa perlu disusun berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan masyarakat.

Permukiman Tertata Perlu Diperkuat Keamanannya

Dedi juga memberikan perhatian terhadap lingkungan permukiman di Jatimulya yang telah tertata dengan baik. Menurut dia, kondisi tersebut perlu dipertahankan sekaligus diperkuat dengan sistem keamanan dan penataan lingkungan yang lebih baik.

Untuk meningkatkan keamanan, ia menawarkan penerapan One Gate System dan pemasangan kamera pengawas atau CCTV di lingkungan permukiman.

“Untuk meningkatkan keamanan akan dilakukan program One Gate System dan pemasangan CCTV. Permukiman yang saat ini telah tertata dengan baik akan ditata dengan konsep budaya,” ujar Dedi.

Ia menilai penataan permukiman tidak semata-mata berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga perlu memperhatikan karakter dan budaya masyarakat setempat agar lingkungan tetap nyaman sekaligus memiliki identitas.

Hidupkan Kembali Ruwat Bumi Dangiang Jatimulya

Selain pembangunan fisik dan ekonomi, Dedi ingin menghidupkan kembali tradisi Ruwat Bumi Dangiang Jatimulya. Tradisi tersebut dinilai memiliki nilai sosial dan budaya yang dapat memperkuat hubungan antarmasyarakat.

Dedi menyebut Ruwat Bumi Dangiang Jatimulya mulai ditinggalkan sehingga perlu kembali digelar sebagai bagian dari upaya menjaga tradisi lokal.

“Budaya Ruwat Bumi Dangiang Jatimulya merupakan budaya Desa Jatimulya yang saat ini mulai dilupakan. Akan kembali digelar karena merupakan budaya yang memperkuat silaturahmi warga dan ucapan syukur kepada Allah atas hasil bumi,” katanya.

Menurut Dedi, pelaksanaan Ruwat Bumi juga dapat dikembangkan sebagai bagian dari konsep desa wisata. Kegiatan budaya tersebut dinilai berpotensi menarik masyarakat dari luar desa sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi warga.

“Ruwat Bumi juga berpotensi menjadi bagian dari program desa wisata yang mampu menyedot minat masyarakat dan menggerakkan ekonomi,” ujarnya.

Tegaskan Komitmen Tanpa Politik Uang

Gagasan terakhir Dedi berkaitan dengan proses pemilihan kepala desa. Ia menyatakan komitmen untuk tidak menggunakan politik uang dalam memperoleh dukungan masyarakat.

Dedi berharap warga dapat menentukan pilihan berdasarkan gagasan, rekam jejak, dan kemampuan calon dalam menjawab persoalan desa.

“Jangan sampai pilihan masyarakat ditentukan karena uang. Saya ingin masyarakat memilih berdasarkan gagasan dan kepercayaan,” tegasnya.

Dedi berharap kontestasi Pilkades Jatimulya tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan desa.

Menurut dia, pembangunan Jatimulya perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya melalui pembangunan fisik. Penguatan pertanian, perlindungan ekonomi masyarakat, keamanan lingkungan, pelestarian budaya, pengembangan pariwisata, dan peningkatan konektivitas dinilai perlu berjalan beriringan untuk meningkatkan kesejahteraan warga. (***)

Artikel Dedi Bawa 7 Gagasan Jika Terpilih Jadi Kades Jatimulya, dari Irigasi hingga Ruwat Bumi pertama kali tampil pada infology.

]]>
https://infology.id/dedi-bawa-7-gagasan-jika-terpilih-jadi-kades-jatimulya-dari-irigasi-hingga-ruwat-bumi/feed/ 0
Butuh Healing Akhir Pekan? Sudah Coba Ngopi di Kafe Nearby Coffee Lembang? https://infology.id/butuh-healing-akhir-pekan-sudah-coba-ngopi-di-kafe-nearby-coffee-lembang/ https://infology.id/butuh-healing-akhir-pekan-sudah-coba-ngopi-di-kafe-nearby-coffee-lembang/#respond Sun, 30 Aug 2026 08:27:46 +0000 https://infology.id/?p=449 Bandung Barat, Infology – Ngopi jadi aktivitas yang tak terpisahkan bagi orang-orang di perkotaan saat ini. Tapi iklim ‘ngafe’ di tengah kota juga mulai bergeser ke daerah pinggiran, terutama yang memiliki suasana sejuk dan bentang alam menyegarkan pikiran. Semata-mata demi menjaga kewarasan dari sibuknya pekerjaan dan keruwetan sehari-hari, Nearby Coffee hadir menawarkan apa yang dicari […]

Artikel Butuh Healing Akhir Pekan? Sudah Coba Ngopi di Kafe Nearby Coffee Lembang? pertama kali tampil pada infology.

]]>
Bandung Barat, Infology – Ngopi jadi aktivitas yang tak terpisahkan bagi orang-orang di perkotaan saat ini. Tapi iklim ‘ngafe’ di tengah kota juga mulai bergeser ke daerah pinggiran, terutama yang memiliki suasana sejuk dan bentang alam menyegarkan pikiran.

Semata-mata demi menjaga kewarasan dari sibuknya pekerjaan dan keruwetan sehari-hari, Nearby Coffee hadir menawarkan apa yang dicari kalangan boomers hingga GenZ. Berdiri di tengah rimbunnya pohon pinus kawasan hutan Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), kafe ini cocok masuk list kunjungan di akhir pekan.

Kafe ini hadir ssbagai oase dari penatnya kemacetan kota, dari tingginya polusi perkotaan, dan lingkungan kerja yang kadang tak sehat. Menyesap aroma kopi bercampur oksigen yang menyegarkan meningkatkan kualitas hormon kebahagiaan di tubuh kita.

​Duduk sembari melamun menikmati belaian angin pegunungan Bandung Utara akan terasa menyenangkan. Proses pemulihan fisik dan psikis kian lengkap sembari menyeruput segelas kopi dan cokelat panas yang disuguhkan.

Nearby baru berusia tiga hari. Namun usia yang masih muda, tak membuat kafe itu gentar menggoyang hegemoni kafe-kafe lain di kawasan wisata Lembang yang lebih dulu dikenal pelancong dari berbagai daerah.

“Coffee shop seperti ini konsepnya masih jarang, karena kita ada di tenga hutan pinus Lembang. Kemudian di sekitarnya ada penginapan dan tempat camp,” kata owner Nearby Coffee, Yohan Immanuel Gunadi, Minggu (30/8/2026).

Nearby Coffee ternyata mendukung pengembangan UMKM yang sedang digenjot pemerintah pusat hingga daerah. Mereka juga menggandeng petani kopi lokal Jawa Barat sebagai penyuplai biji kopi untuk kafenya.

“Biji kopi yang kita pakai berasal dari Gunung Manglayang, lalu disangrai oleh 45 Coffee Roastery asal Subang. Jadi ini sepenuhnya produk Jawa Barat, mendukung petani dan UMKM lokal,” kata Yohan.

Lalu menu apa saja yang bisa dinikmati pengunjung? Tentunya pengunjung mesti menukmati racikan kopi dari tanah pasundang khas Nearby Coffee. Seperti manual brew dengan gaya V60 serta Japanese Style. Ada juga kopi-kopi untuk pengunjung wanita semacam latte art.

“Untuk kopi kita tersedia dari harga Rp18 ribu, kemudian makanan serta camilan tersedia mulai Rp25 ribuan saja. Kita punya menu wajib, itu rice bowl salted egg. Ini khas Nearby Coffee yang wajib dicoba selain kopi,” kata Yohan.

Artikel Butuh Healing Akhir Pekan? Sudah Coba Ngopi di Kafe Nearby Coffee Lembang? pertama kali tampil pada infology.

]]>
https://infology.id/butuh-healing-akhir-pekan-sudah-coba-ngopi-di-kafe-nearby-coffee-lembang/feed/ 0